Bikin Onar, Pejabat Tangsel Terancam Kena Sanksi

. Tangerang Selatan

Kemal Mustofa, Pejabat BPBD Tangsel.(yud)

Kabar6-Sikap dan prilaku yang ditunjukan oleh Kemal Mustapa, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dianggap sudah keterlaluan.


Ia sempat bikin onar setelah diduga tak puas atas hasil mutasi dan pelantikan terhadap 160 pejabat eselon III di Aula Balaikota Tangsel, Selasa (10/1/2017) kemarin.

Wakil Walikota Benyamin Davnie menegaskan, dirinya sudah menginstruksikan anak buahnya untuk memproses kasus Kemal. Dalam hal ini pimpinan di Inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel.

"Saya tunggu tindaklanjut proses penanganannya‎," tegas Bang Ben, sapaan akrabnya kepada wartawan, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), seharusnya Kemal siap diberikan mandat bertugas dimanapun. Tentunya, sesuai dengan kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepercayaan dari pimpinannya.

"Hal tersebut sudah dinyatakan sejak pengangkatan CPNS menjadi PNS," kata Bang Ben lagi.

Terpisah, Kepala BKPP Tangsel, Apendi menegaskan insiden yang sudah dilakukan Kemal sangat memalukan. Apalagi terjadi di lingkungan Gedung Balaikota yang merupakan sarana dan simbol daerah.

Dan, perbuatan Mustapa Kemal usai pelantikan akan ditindak lanjuti serius. Insiden itu amat disayangkan terjadi di lingkungan Gedung Balaikota yang seharusnya memiliki martabat dijunjung tinggi.

"Seharusnya mereka memahami situasi dan kondisi dirinya sebagai PNS yang harus menjaga martabatnya dan patuh terhadap aturan," ujarnya.

Atas insiden itu, segera akan diproses pemanggilan untuk dimintai keterangan kepada yang bersangkutan. Sanksi tegas akan diberikan, jika memang ada indikasi kesengajaan mencoreng nama baik. Seperti apa keteranganya, akan diketahui saat pemanggilan.**Baca juga: Ini Pernyataan Ke‎mal BPBD Tangsel Pascabikin Onar.

"Sanksi akan diberikan, namun nanti setelah kami panggil termasuk ingin mengetahui motif mereka melakukan tindakan memalukan itu," ungkap Apendi lagi.**Baca juga: Pelantikan Pejabat di Tangsel Ricuh.

Jika memang tindakan memalukan itu benar berkaitan dengan mutasi, Apendi menilai pemahaman Kemal pada keyakinan agama dan kepercayaannya masih dangkal. "Dia tidak mensyukuri nikmat," tandasnya.(yud)

Berita Lainnya

Walikota Instruksikan Percepatan...
IMAGE Kabar6-Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk...
Penghuni Kos Mewah BSD Wanita Hiburan
IMAGE Kabar6-Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Tangerang Selatan (Tangsel), Ajun Komisaris Besar Heri...
Satu Orang Terluka Akibat Ledakan di...
IMAGE Kabar6-Ledakan dahsyat yang mengguncang mall@alam sutera, di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu...
Koalisi Demokrat-PKS Di Pilbup...
IMAGE Kabar6-Koalisi Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pemilihan Umum Kepala Daerah...
Bupati Zaki Harap Harga Sembako Bisa...
IMAGE Bupati Zaki saat Rakor Forkopimda Kabupaten Tangerang.(hms) Kabar6-Bupati Tangerang, Ahmed Zaki...

Tangerang Kabupaten

Bertahan Pakai Cantrang, Ini...
IMAGE Seorang nelayan tengah membenahi cantrang.(ist) Kabar6-Sejumlah nelayan...

Tangerang Kota

Telinga Berdarah, Wanita...
IMAGE Jasad korban dievakuasi dari Hotel Flamboyan.(bad) Kabar6-Seorang wanita...

Tangerang Selatan

Bawa Lari Mobil Sewaan, Erick...
IMAGE Erik yang diamankan polisi.(cep) Kabar6-Erick Kartiadi (33), warga Desa...

Tangerang Baru

Mahal, Tarif Parkir...
IMAGE Parkir Kabar6-Parkir meter di Summarecon Mal Serpong (SMS), Kecamatan...

Bandara

290 Kilogram Narkotika Disita...
IMAGE Pihak Bea Cukai Soetta saat memberikan keterangan pers.(tia)...

Komunitas

BEM FH Untirta Rampungkan...
IMAGE Penyerahan penghargaan bagi juara lomba PKIMH Untirta.(foto: Abdurrosyid)...