Tangsel Lolos 25 Kota Menuju Smart City

. Kabar Pemda

Peluncuran layanan perizinan online.(yud)

Kabar6-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sukses bersaing dengan 99 kota lainnya se-Indonesia. Hal itu berkaitan dengan konsep Smart City yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Kota Tangsel sudah mulai menerapkan smart city dalam empat tahun terakhir.


Konsep ini mengetengahkan sebuah tatanan kota yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan tepat.Pun diyakini bisa menyelesaikan berbagai masalah perkotaan. Oleh karenanya konsep smart city merupakan impian bagi kota-kota di Indonesia.

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dalam orasinya menjelaskan konsep smart city bukan menjadikan kota serba berteknologi canggih. Di mana-mana menggunakan akses digitalisasi tapi bagaimana menciptakan masyarakat mengikuti perubahan dunia ini.

“Yang terpenting masyarakat dapat mengikuti perubahan saat ini. Smart city memiliki dimensi smart ekonomi, mobilitas dan sosial budaya,” katanya, Rabu (17/5/2017).

Airin jelaskan, konsep smart city harus didukung dengan kebijakan sehingga dapat berkelanjutan. Tanpa ada campur tangan dari pemerintah maka akan sia-sia.

Oleh karena itu, kedepannya Pemerintah Kota Tangsel sedang merumuskan tata aturan dalam setiap kebijakan tentang pembangunan.

Sosialisasi Aplikasi Siaran Tangsel di Pemkot Tangsel.(yud)

“Tanpa ada dukungan pemerintah tidak berarti. Kebijakan dalam mewujudkan smart city harus dibarengi dengan regulasi yang ada,” tuturnya.

Airin sebutkan, pada periode kedua kepemimpinannya telah ditetapkan Rancangan Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021.

Visi: “Terwujudnya Tangsel Kota Cerdas, Berkualitas dan Berda”ya Saing Berbasis Teknologi Inovasi”

Misi: 1. Mengembangkan sumber daya manusia yang handal dan berdaya saing.

         2. Menciptakan infrastruktur kota yang fungsional.

         3. Menciptakan kota layak huni yang berwawasan lingkungan.

         4. Mengebangkan ekonomi kerakyatan berbasis inovasi dan produk unggulan.

         5. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis teknologi informasi.

Asessment Kemenkominfo di Ciputat.(ist)

Airin menjelaskan, implementasi Kota Tangsel sebagai smart city dapat dilihat dari beberapa produk pelayanan publik dilakukan menggunakan aplikasi teknologi informasi.

Seperti, pendaftaran layanan perizinan, pembuatan administrasi kependudukan, laporan kemacetan, penumpukan sampah, dan lain sebagainya.

Semua layanan tersebut menggunakan sistem aplikasi secara online, dan dengan mudah dapat diakses serta dipergunakan seluruh lapisan masyarakat di Kota Tangsel.

Konsep kota cerdas ini mengetengahkan sebuah tatanan kota yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan tepat.

“Ini demi mewujudkan optimalisasi pelayanan public. Diantaranya pelayanan yang lebih modern, mewujudkan sistem pelayanan publik yang cepat,tepat, akurat, meningkatkan profesionalitas dan membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik,” jelas Airin.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Ismunandar, mengungkapkan hasil penilaian atau assessment yang dilaksanakan Kemen-Kominfo di Ciputat, Kota Tangsel, pada 2-3 Mei kemarin hasilnya positif. Kota Tangsel lolos dalam seleksi ketat.

“Dari 100 peserta kota-kota di Indonesia, Kota Tangsel lolos ke dalam program ‘Gerakan Menuju 25 Smart City'. Ini menjadi tantangan tentunya,” ungkapnya. Ia jelaskan, tahapan selanjutnya, Pemerintah Kota Tangsel akan melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau MoU (Memorandum of Understanding).

Penandatanganan yang dilakukan oleh Menteri Kominfo Rudiantara dengan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany akan dilaksanakan pada awal pekan besok. Berbarengan dengan penyelenggaraan Seminar Indonesia Smart City Summit 2017 di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar.

Ismunandar menambahkan, ada lima poin ruang lingkup kesepakatan bersama ini. Meliputi, bimbingan teknis penyusunan Masterplan Smart City Kota Tangerang Selatan. Pertukaran data, legal software, menggunakan free and open source software (FOSS), serta usaha kecil dan menengah secara elektronik (e-UKM).

Ketiga, sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Gerakan Menuju 100 Smart City. Integrasi data antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Dan bantuan asistensi teknis lainnya,” tambahnya.(adv)

Tags: #BeritaTangerang,

Berita Lainnya

Disdukcapil Tangsel Distribusikan...
IMAGE Kabar6-Hanya dalam kurun waktu dua minggu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...
Ada 300 Imigran Asing Ngungsi ke Tangsel
IMAGE Ilustrasi (bbs) Kabar6-Pihak Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang mengakui ada ratusan warga negara...
Istri Bupati Zaki Jadi Juri Hijab HUT...
IMAGE Kabar6-Ny. Yuli Zaki Iskandar, istri Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, ditunjuk sebagai juri...
Diguyur Hujan, Sejumlah Ruas Jalan di...
IMAGE Ruas Jalan di Tangsel yang terendam banjir.(yud) Kabar6-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota...
Penderita TBC di Serpong Gandir Tiang...
IMAGE Pria yang ditemukan gandir di Serpong.(cep) Kabar6-Seorang pria ditemukan tewas gantung diri...

Tangerang Kabupaten

Polisi Angkut 47 Orang Preman...
IMAGE Puluhan preman yang diamankan.(foto:shy) Kabar6-Jelang bulan Suci...

Tangerang Kota

Polda Metro Gelar Cipta...
IMAGE Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.(*) Kabar6-Polda Metro...

Tangerang Selatan

Main Futsal di Kopdar...
IMAGE Usai bermain futsal antara para member Gravinci Chapter Spartan.(foto:ist)...

Tangerang Baru

Mahal, Tarif Parkir...
IMAGE Parkir Kabar6-Parkir meter di Summarecon Mal Serpong (SMS), Kecamatan...

Bandara

Melanie Sudah Dua Hari tak...
IMAGE Melanie Indah Sari.(*) Kabar6- Melanie Indah Sari, seorang gadis kecil...

Komunitas

BEM FH Untirta Rampungkan...
IMAGE Penyerahan penghargaan bagi juara lomba PKIMH Untirta.(foto: Abdurrosyid)...