Kabar6.Com

Ini Kata Dudung Soal Keterlambatan LHP Pengelolaan Keuangan Tangsel

Kabar6-Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten terhadap pengelolaan keuangan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun anggaran 2012 hingga kini belum diketahui.

Keterlambatan tersebut diakui oleh Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Dudung E Diredja, yang mengaku ada sejumlah alasan.

“Iya memang, Tangsel dengan Kabupaten Serang yang belum selesai pemeriksaannya,” ungkap kepada kabar6.com di Kantor Walikota, Kecamatan Setu, Selasa (28/5/2013).

Dudung berkilah, keterlambatan pemeriksaan faktor utama penyebabnya ada di BPK Perwakilan Banten. 

Jumlah personel pegawai di lembaga tersebut menurutnya sangat kurang sehingga penyelesaian proses pemeriksaan keuangan di Kota Tangsel menjadi lambat.

Ketika ditanya bukankah lantaran lambannya proses pembangunan sarana dan prasarana gedung pemerintah lainnya yang terlambat. “Bukan itu masalahnya. Tapi ada di BPK yang jumlah pegawainya masih kurang sekali,” kilahnya.

Kemudian ketika disinggung jika ditilik dengan Kabupaten Tangerang yang memiliki 29 kecamatan LHP pengelolaan keuangan lebih dulu selesai.

Serta, Kota Tangerang yang luas wilayahnya lebih banyak dan telah memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) keenam kalinya berturut-turut.

“Mereka lebih duluan diperiksa LHP keuangannya, kalau Tangsel kan belakangan,” ujar mantan Sekretariat Dewan Kota Tangsel di era transisi pascaotonomi daerah ini.(yud)

Share