Kabar6.Com

 

Ponpes di Tangsel Dituntut Kembangkan Ekonomi Kreatif

Kabar6-Sebagai lembaga pendidikan keagamaan, Pondok pesantren (Ponpes) tidak hanya dituntut mampu membentuk karakter etika dan moral para lulusannya di tengah masyarakat.



Lebih dari itu, Ponpes di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga harus mampu menumbuhkembangkan santri berjiwa wirausaha (entreprenuer).

“Para santri di pondok pesantren harus dididik untuk tidak menjadi pegawai saja setelah lulus. Tapi cobalah dididik untuk menjadi wirausaha,” ungkap Asisten Daerah I Bidang Tata Pemerintahan, Pemkot Tangsel, Ismunandar, di Serpong, Senin (29/4/2013).

Ia menerangkan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kota Tangerang Selatan telah menggulirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).  Melalui program itu, diberikan kegiatan pelatihan dan bantuan awal barang untuk modal usaha.

“Bahkan, bila pelaku UKM mempunyai keterbatasan tempat usaha Dinas Koperasi siap menfasilitasi dengan cuma-cuma,” terang Ismunandar saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Kewirausahaan Ekonomi Produktif Berbasis Kelompok Keagamaan/Pondok Pesantren.

Kepala Diskop dan UKM Kota Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki, mengatakan hasil kunjungan kerja yang dilakukan ke Pasuruan, Jawa Timur, diketahui bahwa di daerah itu perkembangan koperasi sangat luar biasa.

"Sisa Hasil Usaha (SHU) di Pasuruan mencapai Rp 87 milyar dan omzetnya tembus Rp 1,5 trilyun," ujar Nurdin lagi.

Pihaknya, kata Nurdin, juga telah memberikan pelatihan kepada sejumlah pondok pesantren di Tangsel. Ia berharap kegiatan tak cukup hanya di situ, tapi ada hasil nyata.

Setelah diberikan bantuan alat usaha dan pelatihan, petugas Diskop dan UKM akan mengecek langsung, apakah kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Kita punya program Koperasi Smart (cerdas-red) dan bantuan modal awalnya. Saya ingin anak-anak didik kita yang mondok di pesantren setelah keluar bisa mandiri. Menerapkan ilmu yang diperoleh selama di pondok pesantren,” kata Nurdin.(yud)

 

Share