warnet jasa pembuatan warnet komunitas warnet indonesia

Kabar6.Com

Lelang Proyek di Web LPSE Tangsel Dikeluhkan Pengusaha

Kabar6-Sejumlah pengusaha mengeluhkan buruknya layanan dalam sistem lelang proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel).

Kalangan pengusaha curiga, LPSE di Tangsel sarat dengan kecurangan dengan berpihak pada kalangan pengusaha tertentu saja. Pasalnya, pengusaha kerap kesulitan setiap kali ingin mengajukan penawaran (upload) atas paket lelang yang terpasang di web LPSE Tangsel.

"Sejak Sabtu (23/3/2013) ada 26 paket proyek yang dilelang melalui LPSE Tangsel. Namun sejak terpasang hingga batas waktu penawaran berakhir hari ini pukul 10.00 WIB, saya dan pengusaha lain tidak bisa mengupload penawaran ke web LPSE itu," ujar Ir. Budi Hendra Utama, Direktur CV Restu Agung Selalu saat menghubungi kabar6.com, Kamis (28/3/2013).

Kecurigaan Budi dan pengusaha lain atas indikasi adanya "permainan" dalam lelang LPSE itu semakin nyata. Pasalnya, setelah batas waktu penawaran berakhir pada Kamis (28/3/2013) pukul 10.00 WIB, sistem upload pada web LPSE kembali normal alias lancar.

"Saya curiga, ke 26 paket proyek yang dilelang di web LPSE itu sudah di block demi kepentingan pihak tertentu. Dan, untuk apa paket lelang itu dipasang bila kami tidak bisa melakukan penawaran," ujar Budi yang diamini oleh M. Nasrulloh, selaku Direktur CV Putra Tunggal Mandiri.

Selain mengeluhkan buruknya proses lelang di web LPSE Tangsel, Budi juga memprotes tidak adanya solusi yang diberikan pihak pengelola web LPSE terkait keluhan tersebut.

"Telepon yang terpasang di web LPSE, kalau tidak sibuk ya tidak diangkat. Atau, sekalipun diangkat oleh pegawai bernama Ramdan, dia juga akan mengaku tidak tahu. Lalu, kemana kita harus meminta solusi at5as persoalan ini," ujar Budi pengusaha yang tinggal di wilayah Kota Tangerang itu lagi.

Dikonfirmasi terkait keluhan pengusaha tersebut, Kepala Bagian Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Suharno mengatakan agar pengusaha yang komplain datang langsung ke kantor LPSE Tangsel.(tom migran)

Share