tinta eprint kertas fax cash register berita nasional berita indonesia portal berita harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat it konsultan it support paket isp code security komunitas it komunitas hacker pakar seo indonesia narasumber seminar master seo berita banten rakyat banten pendekar banten okezone jual mobil bekas toko online gratis

Kabar6.Com

Menteri Muhammad Nuh Akui Dana Sertifikasi 2012 Terlambat

Kabar6-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh berjanji pencairan dana intensif sertifikasi guru tidak akan tertunda seperti sebelumnya.

Hal itu menyusul banyaknya keluhan dari ribuan pahlawan tanpa tanda jasa diberbagai daerah yang mengeluhkan proses pencairan dana sertifikasi terkatung-katung.

“Untuk tahun 2013 ini, kami jamin tidak ada keterlambatan lagi. Sudah jadi ketetapan pusat mencairkan langsung,” ujar Nuh ditemui saat meresmikan Wahana Jelajah Angkasa di pusat teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (13/3/2013).

Nuh mengakui bila pihaknya banyak menerima keluhan soal keterlambatan dana sertifikasi guru. Menurutnya masalah itu sudah mulai dibenahi di tingkat kementerian.

Salah satunya, yakni dengan mencairkan langsung dana tersebut dari pusat dan langsung ke rekening para guru yang berhak menerima dana sertifikasi.

“Kami sudah benahi sistem pencairan dana sertifikasi ini, langsung kami yang mencairkan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Guru sekolah dasar di Kota Tangerang Selatan yang telah mengantongi sertifikasi dan setiap bulannya menerima dana insentif mulai gusar.

Pasalnya, para pahlawan tanpa tanda jasa ini sangat mengharapkan dana insentif tahun anggaran 2012 belum sepenuhnya diterima atau masih ada satu bulan lagi yang belum cair.

"Satu bulan juga berarti buat kami. Bingung mau ngadu kemana, tahun 2012 kan udah lewat. Mau ngomong ke dinas (pendidikan) takut," ungkap seorang guru SD berinisial A yang kesehariannya bertugas di Pamulang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Mathodah, membantah bila dana insentif bagi guru sekolah dasar tahun anggaran 2012 masih ada yang belum dicairkan.

"Ga benar kalau dana insentif. Haram hukumnya memakan hak orang lain," tegas Mathodah, saat menghubungi kabar6.com melalui sambungan selularnya, Selasa (12/3/2013) malam.

Mathodah menjelaskan, pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012 telah menyelesaikan kewajibannya mengucurkan dana insentif.

Sehingga tak ada alasan lagi bila para guru menuntut haknya kepada pemerintah daerah untuk kembali menerima dana tersebut.

"Saya masih pegang datanya dan silahkan datang ke kantor bila mau melihat bukti pencairan dan penerimaan. Kalau ada guru yang mengaku belum menerima gurunya yang mana, silahkan datang dan pertemukan langsung dengan saya," terang Mathodah.

Mathodah membenarkan bila anggaran yang belum cair selama satu bulan seperti yang dikeluhkan para guru merupakan  dana sertifikasi.

Namun, dana tersebut bukan dikelola oleh pemerintah daerah, melainkan pemerintah pusat. Itu pun pencairannya di transfer melalui ke nomor rekening masing-masing guru sekolah dasar yang berhak.(yud)

Share