
Kabar6-Anda kaum wanita pengendara roda dua? Sebaiknya Anda waspada bila sedang berkendara, terlebih saat melintasi ruas jalanan yang sepi.
Karena, bisa jadi Anda sedang dalam incara para bandit jalanan yang belakangan mulai marak beraksi diwilayah Tangerang.
Himbauan itu disampaikan Kapolsek Serpong Komisaris (Pol) Leganek Mawardi, Sabtu (23/2/2013). "Kaum wanita, khususnya pengendara roda dua, harus lebih waspada," ujarnya.
Ya, dua perampok spesialis tas wanita (crime street) terjaring Operasi Berantas Jaya 2013 yang digelar jajaran Polsek Serpong di depan sekolah Stella Maris, jalan Kencanaloka Sektor XII BSD, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Dua pelaku berinisial AAL dan ST kerap beraksi di jalanan yang sepi dan memilih sasaran kaum perempuan pengendara motor serta membawa tas. "Ini orang-orang lincah, termasuk raja tega juga," ungkap Kapolsek Leganek Mawardi di kantornya.
Menurut Leganek, dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa ke dua penjahat jalanan ini merupakan kelompok tunggal alias tidak memiliki komplotan lain.
Ketika diringkus, kedua bandit jalanan tersebut baru saja beraksi merampas tas milik seorang wanita pengendara sepeda motor Honda Scoopy.
"Begitu mendapat laporan ada perampasan tas, kita langsung gelar operasi. Dan, keduanya berhsil kita jaring," ujar Kapolsek lagi.
Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa dompet yang berisi uang tunai Rp 100 ribu, kartu ATM BCA, jam tangan, sepotong celana panjang warna merah juga sepeda motor Yamaha Jupiter Z B 6774 NMT yang biasa dipakai untuk beraksi.
Atas perbuatannya, tambah Leganek, kedua pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Sementara, AAL dan ST yang tercatat sebagai warga Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, mengaku sebelum melakukan aksinya mereka terlebih dulu observasi keliling jalanan.
Kebetulan saat itu ada perempuan pengendara sepeda motor membawa barang dan langsung mereka ikuti. Begitu mendpati lokasi sepi, korban langsung dipepet dan tasnya ditarik hingga lepas.
"Kita udah tiga kali beraksi di Lippo, Sevilla. Duit yang didapat buat dipakai hura-hura sambil main perempuan," terang ST, sambil menundukkan kepala.(yud)


























