Kabar6-Sampah masih menjadi problem pelik bagi Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Problemnya bahkan tidak sekedar berkutat pada pengelolaan di TPST Cipeucang saja. Melainkan juga, sulitnya untuk memperoleh lahan pengolahan sampah di lingkungan warga, atau lahan 3R (Recycle, Reduce, Reuse) sampah.
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, terkait dengan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dalam mengelola sampah mulai dari lingkungan warga, cukup sulit direalisasikan hingga saat ini.
Sebab, beberapa kali Pemkot Tangsel menyiapkan anggaran untuk lahan 3R, ternyata saat dicek ke lapangan, tidak ada ketersedian lahannya.
“Banyak usulan dari warga agar pemerintah membangun lahan 3R. Nyatanya, saat kami sudah siapkan anggarannya, tidak banyak lahan tersedia untuk dijadikan tempat 3R. Jadi, kalau tahun lalu ditargetkan ada 31 lahan 3R, meleset semua, yang terealisasi hanya 13,” ucap Airin.
Problem lainnya, kata Airin, ketika lahan untuk 3R tersedia, ternyata banyak warga yang belum mendukung untuk dibuatkan 3R. Alasannya, takut akan menimbulkan dampak negatif.
“Banyak sekali rintangan untuk mengelola sampah ini. Padahal, saya sangat serius untuk mengurus sampah mulai dari lingkungan warga,” keluh Airin.
Tahun ini, ada 11 permintaan pembangunan 3R. Dia berharap, semua rencana itu dapat terealisasi dan bisa mengentaskan masalah sampah ini sedikit demi sedikit.
“Saya sangat berharap peran serta masyarakat dalam mengentaskan sampah. Andaikan banyak 3R yang dibangun, maka sampah tidak perlu numpuk di TPST Cipeucang, dan bahkan bisa dikelola langsung masyarkat dan menghasikan daya ekonomis sendiri,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel Muhammad Taher mengatakan, terkait dengan pengolahan sampah, pihaknya berencana menggolkan program-program pengelolaan sampah tersebut.
Tidak hanya memperluas dan membenahi TPST Cipeucang, juga akan mengajak masyarakat untuk mau menyediakan lahan untuk jadi pengelolaan sampah terpadu 3R.(iqmar)
Berita Terkait:
Kabar6-NN (22), pelaku pemotongan alat kelamin Abdul Muhyi (21) tidak akan menjadi penghuni ruang ta
























