Kabar6.Com

 

 

Tipu Pedagang Ayam Potong, Komplotan Pengedar Upal Ditangkap

Kabar6-Sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat pasti akan jatuh juga. Pepatah itu kiranya tepat disandang oleh pelaku komplotan pengedar uang palsu (Upal) yang berhasil diringkus aparat Polsek Metro Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).



“Ada dua orangtersangka yang berhasil kami amankan dari peredaran Upal ini berinisial WY dan DE,” Kapolsek Komisaris (Pol) Mawardi Leganek, kepada wartawan saat gelar perkara di kantornya, Jum’at (22/2/2013).

Perwira menengah lulusan Akpol 2001 ini mengungkapkan, terbongkarnya kejahatan ini bermula dari Dody Setiawan, seorang pedagang ayam potong di pasar Delapan Alam Sutera, Serpong Utara. WY belanja menggunakan alat tukar transaksi pecahan Rp 100 ribu.

Berdasarkan keterangan saksi Dody, diketahui jika sebelumnya WY telah menggunakan empat lembar uang pecahan yang sama untuk membeli ayam. Atas laporan tersebut, terang Leganek, petugas langsung meringkus pelaku.

Dikediaman WY di Pondok Pakulonan RT 06/05, kelurahan Paku Alam, kecamatan Serpong, petugas menemukan barang bukti uang palsu.

“Ada 27 lembar pecahan Rp 100 ribu yang kami sita di rumah pelaku,” terangnya. Petugas pun langsung melakukan pengembangan setelah menangkap WY terkait sumber komplotan pencetak Upal.

“WY mengaku mendapatkan Upal dari DE dan perempuan ini kami tangkap di kampung Rau Barat RT 01/02, kelurahan Cimuncang, Kota Serang,” jelas Leganek.

Menurut keterangan anggota Buser Reskrim Polsek Metro Serpong, WY memperoleh Upal dari DE dengan cara membeli. Upal sebanyak 10 lembar pecahan Rp 100 ribu dibeli WY senilai Rp 800 ribu.

"Ga beli, saya kasih kok. Yang saya bakar ada dua lebar pas ditangkap," jelas DE sambil menutupi wajahnya menghindari sorotan kamera pewarta.(yud)

 

Berita Terkait:
Kabar6-Aksi kawanan maling di kediaman Gemala Rabiah Hatta (55), di Perumumahan Bintaro, Jalan Perku
Kabar6-Kawanan maling kiranya benar-benar sukses menjarah harta milik Gemala Rabiah Hatta (55), putr
Kabar6-Kawanan maling yang beraksi di rumah Gemala Rabiah Hatta (55), putri Proklamator Kemerdekaan
Share

Add comment


Security code
Refresh