warnet jasa pembuatan warnet komunitas warnet indonesia

Kabar6.Com

130 KK di Serua Kukuh Tolak Penggusuran Tol Cinere-Serpong

Kabar6-Ditengah riuh persiapan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Cinere-Serpong, tenryata tidak semua warga setuju dengan rencana penggusuran lahan tersebut.



Buktinya, ada sebanyak 130 Kepala Keluarga (KK) warga di tiga perumahan di Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) yang menolak rencana penggusuran tersebut.

Ke 130 KK yang menolak penggusuran dimaksud masing-masing sebanyak 50 KK di Perumahan Andora, 40 KK di Perumahan Azzahra dan 40 KK di Perumahan Pertanian. 

Ironisnya, sampai kini protes mereka masih belum direspon oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dan DPRD setempat.

"Kami sudah mengirim surat kepada Kementerian PU, Gubenur, Wali Kota Tangsel dan DPRD atas penolakan pengusuran jalan tol. Tapi belum ada jawaban dari mereka," ujar Ketua tim penolakan jalan tol Cinere-Serpong, Catur Sudarsono, Senin (18/2/2013).

Menurut Catur, hasil pertemuan dengan DPRD setempat belum menunjukan hasil. Kepada warga, para wakil rakyat itu berdalih bahwa persoalan ini masih harus menunggu keputusan Kementerian PU.

Padahal, tanda-tanda bakal dimulainya menggusuran sudah terlihat. Bahkan, saat ini kawasan perumahan tempat mereka tinggal sudah dipasangi oleh patok beton.

"Pokoknya, kami tidak ingin ganti rugi untung. Karena kami merasa nyaman tinggal disini. Sedangkan pembangunan jalan tol itu sebenarnya tetap berlatar belakang kepentingan bisnis," kata Catur lagi.

Catur berharap, pemerintah daerah setempat bisa mencari solusi dan segera memberitahukan kepada warga soal jalur mana yang akan dibangun jalan tol.

"Pemerintah harus transparan dan terbuka kepada kami warga disini. Jalur mana saja yang nantinya akan terkena gusuran, harus dijelaskan secara transparan," kata Catur lagi.

Sementara, Kepala Bagian Pertanahan Setda Pemkot Tangerang Selatan, Heru Agus Santoso mengatakan, ada sebanyak 998 KK yang bakal terkena proyek pembangunan jalan tol Cinere-Serpong sepanjang 10,14 kilometer tersebut.

Ratusan rumah tersebut tersebar di 9 kelurahan di Kecamatan Pamulang dan Ciputat. "Termasuk perumahanan Andora, Azzahra dan Pertanian. Tidak tertutup kemungkinan jumlah rumah yang terkena gusuran bakal bertambah," ujar Heru lagi.(rah)

 

Share