toner cash register ribbon

Kabar6.Com

1.466 Pegawai Honorer di Tangsel Diusulkan Jadi PNS

Kabar6–Sebanyak 1.466 pegawai honorer kategori 2 dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) diusulkan agar diangkat menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS).



Usulan itu dilakukan menyusul tenaga honorer kategori 1 telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tahun ini.

“Usulan tersebut kami sampikan langsung kepada Kementerian Kemenpan dan BKN, awal tahun ini,” ujar Kepada Bidang Perencanaan dan Informasi pada BKPP Tangsel, Ade Agustiawan, Rabu (6/2/2013).

Menurutnya, usulan tersebut dikirimkan kepada Kemenpan dan BKN, setelah 32 tenaga honorer kategori 1 dikabulkan permohonannya menjadi PNS Tangsel.

“Untuk yang ketgori 1 ini sudah masuk, dan tinggal dibuatan SK (surat keputusan) kolektifnya dari Walikota Tangsel. Dalam waktu dekat ini mungkin pengangkatannya akan segara dilakukan,” ucap Ade.

Dari ke 1.466 tenaga honorer kategori 2 yang diusulkan untuk diangkat sebagai PNS ini, kata Ade, lebih dari 900 diantaranya merupakan tenaga pendidik, yang tersebar di seluruh sekolah, mulai tingkat SD, SMP, SMA dan SMP yang sudah mengabdikan sesuai ketentuan yang ditetapkan BKN dan Kemenpan.

“Hampir 60 persennya adalah guru. Tujuan pengajuan ini juga untuk meningkatkan kualitas pegawai yang ada di Tangsel,” bebernya.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menyampaikan, usulan pengangkatan honorer kategori ini sudah sesuai dengan aturan dan kebutuhan Pemkot Tangsel.

Sebab, dibandingkan dengan jumlah PNS golongan eselon II, III, dan IV, Tangsel masih banyak kekurangan staf pegawai di tingkatan eselon IV.

“Kami memang masih kurang banyak pegawai. Kebutuhan kami untuk staf dan eselon IV,” imbuhnya.

Dia berharap, dengan dihapusnya moratorium pengangkatan PNS oleh Pemerintah Pusat, membuka peluang bagi tenaga honorer untuk segara di PNS-kan.

Selain itu, juga membuka peluang masyarakat luas di Tangsel untuk bisa melamar sebagai PNS. “Kami akan dorong terus agar kebutuhan pegawai terpenuhi. Apalagi moratorium sudah selesai tahun ini,” singkatnya.

Terpisah, kebutuhan PNS dan staf pegawai di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel juga mulai didengungkan Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Kemenag Tangsel Muhammad Subhi.

Pihaknya juga akan segera mengusulkan pembukaan lowongan PNS di lembaganya kepada Menteri Agama. “Mudah-mudahan April ada pembukaan PNS untuk Kemenag Tangsel, kami sedang koordinasi soal itu,” ujarnya.(iqmar/yud)

 

Share