tinta eprint kertas fax cash register berita nasional berita indonesia portal berita harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat it konsultan it support paket isp code security komunitas it komunitas hacker pakar seo indonesia narasumber seminar master seo berita banten rakyat banten pendekar banten okezone jual mobil bekas toko online gratis

Kabar6.Com

Disperindag Tangsel Berharap Punya UPT Metrologi

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, segera membentuk Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Metrologi sebagai efesiensi pengawasan alat ukur .

"Dengan adanya UPT Metrologi di Kota Tangsel, maka akan memudahkan untuk pengawasan alat ukur," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Muhammad, di Serpong, Selasa (30/10/2012).

Ia mengatakan, selama ini pengawasan uji tera alat ukur dilakukan oleh Balai Pengelolaan Laboratorim Metrologi (BPLM) Provinsi Banten setiap enam bulan sekali. Hal tersebut dinilai kurang efesien karena dikhawatirkan terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh pedagang dan merugikan konsumen.

Masih menurut Muhammad, pihaknya meminta masukan dari Badan Metrologi pusat dan rekomendasi Balai Pengelolaan Laboratorim Metrologi (BPLM) Provinsi Banten, terkait pendirian UPT metrologi.

"Kita harapkan agar dapat terealisasi. Karena, Kota Tangerang Selatan sebagai wilayah perdagangan, banyak sekali menggunakan alat ukur," katanya.

Pemkot Tangsel pun telah mengirim dua orang untuk mengikuti pendidikan di Badan Metrologi pusat selama delapan bulan. "Ini bentuk dari keseriusan kita untuk membangun UPT," katanya.

Ditempat sama, Kepala Seksi Penilaian dari Badan Metrologi Pusat, Anis mengatakan jika pembentukan UPT Metrologi tidak mudah untuk diwujudkan karena harus memenuhi syarat diantaranya pendataan potensi daerah, jumlah kelurahan, jumlah kecamatan, jumlah alat ukur seperti timbangan, meteran air dan lainnya.

Tak hanya itu, harus juga terdapat empat orang yang handal dalam bidang teknik dan menempuh Diklat selama delapan bulan. "Syaratnya banyak, tidak semudah yang dibayangkan," katanya.

Saat ini, di Indonesia terdapat 51 Balai Metrologi yang merupakan seluruhnya milik Provinsi. "Belum ada UPT Metrologi di Kota/Kabupaten," katanya.

Penera Madya Balai Pengelolaan Laboratorim Metrologi (BPLM) Provinsi Banten, Ake Erwan mengatakan pihaknya hanya akan memberikan rekomendasi bila Badan Metrologi pusat menyetujui. "Kita hanya memberikan rekomendasi saja, tetapi persetujuan awal berasal dari Metrologi pusat," katanya.(yud)

Share