tinta eprint kertas fax cash register berita nasional berita indonesia portal berita harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat it konsultan it support paket isp code security komunitas it komunitas hacker pakar seo indonesia narasumber seminar master seo berita banten rakyat banten pendekar banten okezone jual mobil bekas toko online gratis

Kabar6.Com

10 Fasos dan Fasum di Tangsel Belum Diserahkan Pengembang

Kabar6–Sepuluh titik fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos/Fasum) milik sejumlah pengembang besar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum diserahkan kepada pemerintah daerah setempat. Demikian dinyatakan Walikot Tangsel Airin Rachmi Diany, di Pamulang, Jum’at (12/10/2012).

Menurut Airin, titik fasos/fasum tersebut masih dipegang pengembang seperti Bintaro Jaya, Taman Kota Wintanahardja, Pamulang 2, Jombang, dan sejumlah titik lainnya di kawasan pengembangan Sinar Mas di Serpong.

“Surat-suratnya sudah masuk ke kami, namun belum ditandatangani pengembang. Sebab, ada beberapa dekumen yang perlu dilengkapi,” jelasnya.

Meskipun begitu, Airin mengatakan, pihaknya tetap mendorong penyegeraan penyerahan lahan fasos/fasum tersebut dari pengembang. Sebab, beberapa diantaranya bisa dikembangkan sebagai lahan penghijauan yang sedang digalakkan Pemkot Tangsel saat ini.

“Kami berharap dan berusaha, akhir tahun ini semua dokumennya selesai dan bisa diserahkan,” imbuhnya.

Terkait dengan program penghijauan yang tengah dilakukan Pemkot Tangsel, Airin Rachmi Diany telah menginstruksikan keseluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melakukan penanaman di seluruh lahan fasos/fasum yang ada.

Airin mengatakan, penanaman disemua fasos fasum ini bukan sekedar seremonial saja,namun perawatan dan pemeliharannya pun harus dijaga.

“Kami akan mengeluarkan berapapun anggaran agar Tangsel menjadi kota yang hijau dan memenuhi visi go green kami untuk Kota Tangsel ini,” ungkap Airin.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangsel Rahmad Salam menambahkan, saat ini ada 10 lahan fasos/fasum yang dimiliki Tangsel dari pengembang.

Walaupun semua fasos/fasum tersebut belum diserahterimakan, namun Pemkot melalui BLHD dan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) melakukan penanaman dilahan tersebut.

“Sepuluh lahan fasos fasum tersebut diantaranya di Wilayah Bintaro, Pamulang 2, Witanahardja, dan Serpong wajib dihijaukan seluruh pengembang. Dan sejauh ini, Pemkot Tangsel melalui BLHD sudah menggalakkan penanaman lebih dari 15 ribuan pohon yang tersebar di tujuh Kecamatan yang ada di Tangsel,” tegasnya.

Rahmad melanjutkan, dalam rangka penghijauan Tangsel pula, sepanjang November mendatang, aksi penanaman sejuta pohon akan terus dilakukan bersama dengan tiga Bank besar yang ada di Tangsel.

Ketertarikan perusahaan keuangan tersebut, lantaran memiliki komitmen yang sama untuk sama-sama melakukan penghijauan di Tangsel ini. “Untuk  September ini Bank Permata yang sudah, selanjutnya disusul tiga Bank lainnya,” singkat Rahmad.(Iqmar)

Share