Kabar6.Com

 

2 Pasangan Balon Terancam Gagal Ikut Pilkada Kota Tangerang

Kabar6-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menyatakan lima pasangan Bakal calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota Tangerang periode 2013-2018 dinyatakan tidak memenuhi syarat secara utuh.

Kelima pasangan balon dimaksud adalah, Harry Mulya Zein (HMZ)-Iskandar Zulkarnain, Ahmad Marju Kodri (AMK)-Gatot Suprijanto, Arief Wismansyah-Sachrudin, Dedi GUmelar alias Miing-Suratno Abubakar serta Abdul Syukur-Hilmi Fuad.

"Hasil ferivikasi yang kami lakukan, semua pasangan balon tidak memenuhi syarat secara utuh. Seperti adanya pasangan balon yang tidak menyertakan rekening dana kampanye, laporan kekayaan, hingga soal ijazah," ujar Syafril lagi.

Bahkan, lanjut Syafril, dua dari lima pasangan Bakal calon (balon) dimaksud, juga memiliki potensi tidak bisa mengikuti Pilkada Kota Tangerang yang akan digelar 31 Agustus 2013 mendatang.

Kedua pasangan dimaksud adalah, pasangan Harry Mulya Zein (HMZ)-Iskandar Zulkarnaen dan pasangan Ahmad Marju Kodri (AMK)-Gatot Suprijanto.

Pasalnya, Setelah diverifikasi, keduanya tidak memenuhi syarat mutlak untuk bisa mengikuti proses pencalonan, yaitu minimal memiliki 15 persen kursi di DPRD atau 15 persen jumlah suara sah pada Pileg 2009," papar Syafril lagi.

Dijelaskannya, untuk pasangan HMZ-Iskandar, pihaknya sudah mendapat jawaban resmi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra yang menyatakan bahwa kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Kota Tangerang, dibawah kepemimpinan Nurhadi dan sekretarisnya Turidi Susanto adalah pengurus yang sah.

Sedangkan, kepengurusan Sofyan Ahmad dan sekretarisnya Samidi, yang mendampingi HMZ-Iskandar mendaftar ke KPU sudah tidak berlaku lagi.

"DPC Gerindra Kota Tangerang yang dipimpin Nurhadi mencabut dukungannya ke HMZ dan mengalihkannya ke balon lain. Jadi, secara otomatis, jumlah kursi partai pendukung pasangan HMZ-Iskandar berkurang menjadi 6 kursi. Jumlah tersebut tidak cukup untuk mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota," jelas Syafril.


Sedangkan untuk pasangan (AMK)-Gatot Suprijanto, lanjut Syafril, dari 23 partai pendukung, ada 4 partai yang tidak memenuhi syarat sebagai partai politik. Untuk itu, kami minta pasangan AMK-Gatot Suprijanto untuk memeriksa kembali keempat parpol pendukungnya tersebut.(arsa)

Share