tinta eprint kertas fax cash register berita nasional berita indonesia portal berita harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat it konsultan it support paket isp code security komunitas it komunitas hacker pakar seo indonesia narasumber seminar master seo berita banten rakyat banten pendekar banten okezone jual mobil bekas toko online gratis

Kabar6.Com

Nama Dicoret dari DCS, Ricuh di Kantor DPC Gerindra Kota Tangerang

Kabar6-Ricuh antara kader Partai Gerindra pecah di kantor DPC Gerindra Kota Tangerang, Jalan Benteng Betawi, Ruko Taman Royal, Kota Tangerang, Senin (29/4/2013).

Kericuhan dipicu pencoretan tiga nama Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Daftar Calon Sementara (DCS) daerah pemilihan (Dapil) Kota Tangerang, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan dihelat 2014 mendatang.

Ya, kericuhan berawal ketika puluhan anggota organisasi massa sayap Partai Gerindera mendatangi kantor DPC Gerindra, guna mempertanyakan pencoretan nama Bacaleg dari DCS Pileg 2014.

Kehadiran pendemo diterima langsung oleh Ketua DPC Gerindra Kota Tangerang, Nurhadi. Namun, situasi kemudian memanas, karena puluhan kader tersebut merasa tidak puas dengan jawaban dari Ketua DPC.

Kader yang merasa tidak puas, menuding ada permainan uang dalam proses penyusunan daftar Bacaleg. Hingga, nyaris terjadi adu jotos antara sesama kader partai Gerindra. Beruntung hal itu masih bisa dilerai.

"Teman-teman yang didaftar dari Gardu Prabowo sudah merupakan hasil penjaringan atas restu partai. Mereka adalah kader terbaik. Tapi tim ferivikasi justru menghapus nama mereka dari daftar DCS. Inilah yang menjadi persoalan," ujar Dewan Penasehat DPC Gardu Prabowo, H. Hasan Diah.

Para kader dari ormas Gardu Prabowo mengancam akan kembali mendatangi kantor DPC Gerindra Kota Tangerang, bila nama-nama Bacaleg dari Ormas Gardu Prabowo yang dicoret tidak kembali dimasukkan ke dalam DCS.

Sementara, Ketua DPC Gerindra Kota Tangerang, Nurhadi membantah tudingan adanya permainan uang dalam penyusunan DCS Bacaleg. Namun demikian, Nurhadio mengakui adanya iuran internal yang diberlakukan partai.(rani)

Share