toner cash register ribbon

Kabar6.Com

Wow, Sungai Cisadane Berubah Pekat Tercemar Limbah Oli

Kabar6-Sungai Cisadane tercemar limbah oli bekas yang diindikasi mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Tercemarnya sungai Cisadane dari limba Oli bekas itu tak urung membuat warga dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resah. Pasalnya, cairan pekat berwarna hitam itu nyaris menutupi seluruh aliran air Sungai Cisadane.

Hendara, warga kali pasir mengatakan, air sungai Cisadane sudah ditutupi oleh cairan hitam pekat sejak, Kamis (11/4/2013) pagi.

Ia tidak mengetahui penyebab pasti dan dari mana asalnya cairan tersebut, namun hingga siang ini cairan hitam pekat tersebut masih terus mengalir.

Sementara wawan, warga Kebon Nanas mengatakan, cairan hitam pekat itu merupakan tumpahan oli bekas dari saluran air yang berada di tol Kebon Nanas, Kota Tangerang.

Dari informasi yang diterima Wawan, semalam ada mobil pengangkut oli yang mengalami kecelakaan dan tangki olinya tumpah ke jalanan.

Direktur Yayasan Pecinta Lingkungan Hidup (Yapelh), Uyus Setia Bakti mengatakan, pencemaran di Sungai Cisadane dengan Oli bekas ini bukti masarakat kita belum bisa menjaga lingkungan dari berbagai pencemaran.

Jika memang oli yang mengalir di Cisadane adalah hasil tumpahan kendaraan yang mengalami kecelakaan di jalan tol, seharusnya pengelola jalan tol tidak semenan-mena membuang oli tersebut kedalam aliran sungai.

"Seharusnya oli yang tumpah itu bisa diarahkan ke penampungan husus. Bukan malah mengalirkan kedalam sungai. Karena itu akan berdampak pada ekosistem dan biota yang ada di sungai cisadane," ujar Uyus.

Sementara, Kasie Humas PDAM Tirta BEnteng, Ichas Soejono membenarkan adanya pencemaran di Sungai cisadane tersebut. Namun demikian, pencemaran ini tidak mengganggu operasional pengolahan air bersih di PDAM Tirta Benteng.(rani)

Share