tinta eprint kertas fax cash register berita nasional berita indonesia portal berita harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat it konsultan it support paket isp code security komunitas it komunitas hacker pakar seo indonesia narasumber seminar master seo berita banten rakyat banten pendekar banten okezone jual mobil bekas toko online gratis

Kabar6.Com

Perwal Penyelenggaraan Warnet di Kota Tangerang Mandul

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang dianggap belum serius dalam mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 10 Tahun 2012, tentang penyelenggaraan warnet.

Pasalnya, meski Perwal sudah diberlakukan, namun tetap saja mayoritas warnet yang ada melanggar aturan.

Dari survey yang dilakukan Lembaga Independen Pemantau Aparatur Negara (LIPKOR) ke sejumlah warnet di Kota Tangerang, umumnya warnet yang beroperasi melanggar aturan perwal. Mulai dari soal larangan situs porno, sekat hingga pelajar berseragam.

“Dari pengamatan kami, penegakan aturan dalam perwal itu sama sekali belum efektif alias mandul. Terbukti, dari 3 poin utama yang diatur dalam perwal, paling baru 1 poin yang dipenuhi oleh pengelola warnet,” ujar Kordinator LIPKOR, Heriyanto, Kamis (9/8/2012).

Bahkan, menurut Hery, tidak sedikit pula warnet yang mengaku belum tahu soal keberadaan Perwal No 10 Tahun 2012, tentang penyelenggaraan warnet tersebut. Padahal, pihak Pemerintah Kota Tangerang sendiri mengklaim telah memberlakukan perwal dimaksud.

Hery menilai, penyebab belum maksimalnya penegakan aturan dalam perwal tersebut lebih dikarenakan oleh belum jelasnya unsur pengawasan dalam perwal dimaksud, selain proses sosialisasi yang minim.

“Kalau sosialisasi dan pengawasan atas operasional warnet tidak diawasi secara ketat, maka bagaimana mungkin aturan itu akan bisa diberlakukan secara efektif,” ujar Hery lagi.

Sementara, Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatin meminta Pemerintah Kota Tangerang tidak setengah hati dalam upaya penegakan aturan hukum yang ada, termasuk dalam penegakan aturan dalam perwal yang telah diterbitkan.

“Setiap aturan yang dikeluarkan, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun perwal, tentu tujuannya untuk kepentingan masyarakat banyak. Oleh karenanya, penegakan aturan itupun tidak boileh dilakukan setengah-setengah,” ujar politisi dari Partai Demokrat itu lagi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, H. Saiful Rohman membenarkan soal masih banyaknya warnet yang beroperasi tanpa ijin dan melanggar Perwal No 10 tahun 2012.(tom migran)

“Memang sampai sekarang masih banyak warnet yang beroperasi tanpa ijin dan melanggar Perwal. Saat ini, kami terus mensosialisasikan keberadaan Perwal baru itu kepada pengelola warnet,” ujar Saiful.

Ditanya soal tanggungajwab pengawasan, Saiful mengatakan pihaknya akan segera membentuk tim guna melakukan pengawasan langsung ke lapangan.

Tim pengawas nantinya akan berkordinasi dengan pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai eksekutor penegakan aturan.

Sementara, Hasil monitoring yang dilakukan Diskominfo, dari 387 warnet yang beroperasi di Kota Tangerang, pelanggaran Perwal paling banyak terjadi pada operasional warnet menggunakan sekat-sekat.

Sedangkan soal pemblokiran situs porno dan pelarangan siswa berseragam, saat ini sudah mulai dilakukan pengelola warnet.(tom migran))

Share