Masa Toleransi Minimarket Tinggal Dua Bulan

. Tangerang Selatan

Kabar6-Pemerintah dalam waktu dekat akan mulai melarang seuruh industri minimarket di Indonesia menjual minuman keras.

Bila regulasi itu dilanggar pengusaha, maka unit usaha minimarket tersebut akan dicabut surat perizinan usahanya.

Demikian diungkapkan Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel ditemui kabar6.com di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), beberapa waktu lalu.

“Minuman beralkohol apapun dan berapa persen pun tidak boleh dijual di minimarket,” terangnya.

Larangan tersebut tertuang dalam Permendag no 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan kedua atas peraturan menteri perdagangan no.20/M-DAG/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.

Gobel beralasan, pertumbuhan usaha  minimarket belakangan ini semakin pesat. Banyak dijumpai minimarket di tengah lingkungan padat penduduk dan sekolah-sekolah.

Regulasi teranyar ini akan diberlakukan mulai April 2015 mendatang. Oleh karena itu, kini  pemerintah memberikan kesempatan kepada pengelola supermarket untuk mengosongkan stok minuman beralkohol.

“Demi menjaga generasi, cabut izin usahanya,” tegas Gobel mengulas perihal sanksi kepada pengelola supermarket. **Baca juga: Bina Marga Tangerang Haramkan Fee Proyek.

Pelaku usaha, menurutnya, hanya mementingkan kelangsungan roda usahanya saja. Tapi tidak memikirkan masa depan generasi muda.

“Masa harus kita biarkan, ya harus kita bereskan dong. Pengusaha seperti itu harus kita tegur atau izin akan dicabut,” terangnya.

Sedangkan bagi jenis usaha yang menjual minuman beralkohol selain minimarket, lanjutnya. Maka unit usaha tersebut berkewajiban meminta kepada pelanggannya menunjukan Kartu Tanda Penduduk.

Dokumen identitas kependudukan tersebut mesti diperlihatkan konsumen ketika bertransaksi. Sebab KTP menjadi bukti sah bahwa konsumen ritel telah masuk kategori usia dewasa.

“Di luar negeri aja orang mau beli minuman beralkohol wajib memperlihatkan KTP. Di negara ini terlampau bebas,” terang Gobel.(yud)

Tangerang Kabupaten

Ramadhan, Bulog Divre...
IMAGE Kepala Sub Divre Perum Bulog Tangerang, Rusli.(din) Kabar6-Perum Bulog...

Tangerang Kota

Aktivis Lingkungan Ancam...
IMAGE Aktivis lingkungan membentangkan spanduk di sweeping Cisadane.(ist)...

Tangerang Selatan

Warga Resah, Kawasan di...
IMAGE Banjir yang melanda kawasan Pondok Aren, Tangsel.(Fbi) Kabar6-Sejumlah...

Tangerang Baru

Mahal, Tarif Parkir...
IMAGE Parkir Kabar6-Parkir meter di Summarecon Mal Serpong (SMS), Kecamatan...

Bandara

Juara Umum di AASAM, TNI AD...
IMAGE Ilustrasi (bbs) Kabar6-Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat...

Komunitas

Sambut Ramadhan, Warga di...
IMAGE Warga saat bebersih di Musala Ar Rahman.(fbi) Kabar6-Ramadhan sebentar...