Kabar6.Com

 

 

Modin Wakil Ketua Komisi I DPRD Banten Digondol Maling

Kabar6-Mobil Dinas (Modin) Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Provinsi Banten, Makmun Muzaki, raib digondol maling. Namun demikian, wakil rakyat itu menyatakan siap untuk mengganti mobil Kijang Innova A 823 yang hilang tersebut.



Menurut Makmun, mobil Kijang Innova itu hilang ketika sedang diparkir pada garasi rumahnya di Perumahan Villa Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Minggu (24/2/2013) pagi dini hari.

Kawanan maling tiba-tiba masuk ke garasi rumah yang pintu garasi tersebut sedang dalam keadaan terkunci. "Subuh pagi mobil dinas itu hilang dan tidak ada lagi di garasi rumah. Padahal pagar dalam kondisi terkunci," kata Makmun, Senin (25/2/2013).

Ia menduga, mobil Kijang Innova bernomor polisi A 823 itu dibawa kabur kawanan pencuri. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, menurut Muzaki, sejumlah pakaian dinas dan berkas-berkas penting ikut raib bersama hilangnya mobil tersebut. Kasus ini kemudian dilaporkan kepada Polsek Balaraja.

Kata Makmun, pencurian di komplek perumahan tempat dirinya tinggal, tidak hanya terjadi pada dirinya. Ia pernah mendapatkan informasi setidaknya tiga kendaraan mobil pernah dicuri di komplek perumahan itu. Namun, dirinya tetap akan menganti rugi kendaraaan dinas yang telah dicuri tersebut.

"Lihat prosedurnya dahulu. Bila diminta untuk diganti, saya akan mengantinya," kata Makmun.

Kapolsek Balaraja Komisaris Dody Prawiranegara menjelaskan, terkait dengan laporan itu, pihaknya sedang mendalami kasus hilangnya mobil dinas anggota dewan tersebut. Namun yang pasti, dari laporan yang diterima Polsek Balaraja dari Kepolisian Subang, Jawa Barat.

Ciri-ciri kendaraaan dinas anggota dewan tersebut mirip dengan kendaraan yang menabrak separator jalan di Subang. "Mobilnya sudah diamankan, tapi pengendaranya kabur,"kata Kapolsek.

Mengenai rawannya aksi pencurian kendaraan di Villa Balaraja, Kapolsek mengakui hal tersebut. Alasannya, sistem keamanan di perumahan tersebut masih lemah karena tidak dipasang portal di pemukiman elit tersebut.

Pihak keamanan sudah menyarankan agar warga memasang portal untuk menjaga keamanan. "Tapi warga tidak mengikuti keinginan kami," kata Kapolsek lagi.(rah)

 

Berita Terkait:
Kabar6-Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang melansir, sebanyak 125 siswa tingkat SMA sederajat pada
Kabar6-Tak kurang dari 200 laskar FPI berencana kembali melakukan sweping ke sejumlah tempat hiburan
Kabar6-Pasca digerebek Tim Densus 88 anti teror polri, kediaman terduga teroris Rohadi di Kampung Sa
Share

Add comment


Security code
Refresh