Kabar6.Com

 

Potong Gaji, Pejabat Kemenag Kab.Tangerang Dilaporkan ke Kejaksaan

Kabar6-Sejumlah pejabat Kementrian Agama Kabupaten Tangerang, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa, Kamis (29/11/2012). Hal ini, menyusul adanya dugaan pemotongan gaji guru honor sebanyak 6500 orang pada 2011 lalu



Adi, (31), mantan guru honor di sebuah sekolah madrasah di Kecamatan Kronjo, pelapor kasus tersebut mengatakan, pihaknya mengaku telah melaporkan sejumlah pejabat Kemenag yang diduga terlibat dalam kasus itu kepada Kejari Tigaraksa.

Pasalnya, pemotongan yang dilakukan Kemenag dinilai sangat merugikan guru-guru honor yang jumlahnya mencapai ribuan orang.

"Dasarnya apa Kemenag memotong honor guru-guru saat itu. Padahal dalam aturannya sangat jelas, bahwa dalam setahun guru honor mendapat tunjangan insentif sebanyak Rp3 juta pertahunnya," ungkap Adi, kepada wartawan usai melayangkan laporan ke Kejari Tigaraksa.

Ditambahkan Adi, dugaan korupsi yang dilakukan pejabat Kemenag salah satunya bidang Madrasah Pendidikan Dasar (Mapenda) pada 2011 silam, diperkirakan mencapai miliaran Rupiah.

Dari 6500 guru  honor tersebut kata Adi tak semunya mendapat tunjangan Rp 3 juta seperti yang diberikan pemerintah. Tunjangan itu, akan di transfer secara bertahap sebanyak dua kali.

Pada transfer pertama menurut Adi tidak ada masalah, sebab nilai yang diterima di rekeningnya sesuai yang dijanjikan yakni sebesar Rp1,5 juta. Namun, untuk transfer berikutnya pada Desember 2011, saat itu nilai transfer yang diterimnya tidak sama dengan nilai yang pertama.

"Kalau yang pertama benar nilainya Rp1,5 juta. Tapi yang kedua berbeda, disitu saya terima cuma Rp1.230 ribu, terdapat kekurangan sebesar Rp 270 ribu, itu yang menjadi pertanyaan saya, kemana sisanya," ungkapnya.

Masih kata Adi, dirinya sudah sering mempertanyakan persoalan itu ke kantor Kemenag Kabupaten Tangerang. Namun, hingga kini para pejabat di Kemenag tak pernah memberikan jawaban yang jelas kepadanya. "Malah saya dikatakan tidak usah bertanya-tanya lebih jauh, semunya beres," tandasnya.(din)

 

Share