tinta eprint kertas fax cash register berita nasional berita indonesia portal berita harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat it konsultan it support paket isp code security komunitas it komunitas hacker pakar seo indonesia narasumber seminar master seo berita banten rakyat banten pendekar banten okezone jual mobil bekas toko online gratis

Kabar6.Com

Tiga Penyelundup BBM Bersubsidi Dijerat Pasal 55 UU Migas

Kabar6-Tiga tersangka penyelundup Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi yang kini ditahan di Mapolsek Cikupa, Kabupaten Tangerang, dijerat dengan Pasal 55 UU Nomor 22/2001 Tentang Minyak dan Gas (Migas) dengan ancaman hukuman selama 6 tahun penjara dan atau denda sebesar Rp60 Miliar.



Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cikupa, AKP Endang Efendi mengatakan, kedua tersangka Udin Tajo dan Temmy, ditangkap saat beraksi di SPBU 34-15706 Kawidaran, Cikupa, pada Selasa (30/10/2012) lalu.

Sedangkan Teddy, diringkus di SPBU 34-15701 Pasir Gadung Cikupa, pada Senin (5/11/2012).

"Ketiga pelaku, kami jerat dengan Pasal 55 juncto Pasal 53 huruf b dan c UU Nomor 22/2001 Tentang Migas," ungkap Endang kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (6/11/2012).

Ketiga tersangka kata Endang, diduga karyawan PT Sinergi Permata Mulia (SPM), perusahaan penyalur solar untuk kalangan industri miliki Wawan alias Iwan Keling.

"Setiap harinya, mereka keliling ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Jabodetabek dan Banten. Modus yang digunakan pelaku yakni, mengisi BBM jenis Solar sebanyak 50 liter per SPBU," ujarnya.

Dijelaskan Endang, para pelaku berkeliling menggunakan mobil dari berbagai jenis seperti, Isuzu Panther dan Mini Bus dengan tangki yang sudah di modifikasi berkapasitas satu hingga dua ton.

"Saat ini, kami intens melakukan pengembangan terhadap kasus itu. Kami juga, terus mengejar Bos PT SPM, dalang penyelundupan BBM Bersubsidi ini," katanya.(din)

 

Share