tinta eprint kertas fax cash register berita nasional berita indonesia portal berita harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat harga tiket pesawat tiket pesawat domestik pesan tiket pesawat it konsultan it support paket isp code security komunitas it komunitas hacker pakar seo indonesia narasumber seminar master seo berita banten rakyat banten pendekar banten okezone jual mobil bekas toko online gratis

Kabar6.Com

Siswa BP2IP Tangerang Dikabarkan Tewas Kesurupan Saat Ospek

Kabar6-Nasib tragis dialami Erpin Yuliantoro (15). Siswa Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) di Jalan Raya Karang Serang, No.1, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang ini tewas saat mengikuti ospek hari ke 4 di BP2IP, Kamis (12/7/2012) malam.



Hingga kini, belum diketahui pasti apa penyebab kematian putra dari pasangan Mulyono (50) dan Sundari (45) tersebut. Namun, pihak sekolah sebelumnya sempat menghubungi orang tua korban guna mengabarkan bahwa Erpin mengalami keserupan, dan langsung dibawa ke rumah sakit.

"Saat ini ibu Sundari sedang membesuk jenazah korban ke RSUD Tangerang. Sedangkan pak Mulyono sendiri sedang membuat laporan di Polres Kota Tangerang," ujar Samsul, salah seorang tetangga yang ikut mendampingi orang tua korban membuat laporan ke Polres di Tigaraksa, saat dihubungi kabar6.com, Jumat (13/7/2012) dini hari.

Dari cerita yang disampaikan orang tua korban kepada Samsul, korban yang beralamat di Villa Regency, Jalan Bumi raya VI, No. 7, Rt 07/07, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang itu diketahui meninggal pada Kamis (12/7/2012) malam, sekira pukul 22.30 WIB.

"Sebelumnya, ibu Sundari sempat menerima telepon dari pihak sekolah yang mengabarkan bahwa Erpin mengalami keserupan saat tengah mengikuti ospek hari ke empat dan langsung dibawa ke rumah sakit Sari Asih," ujar Samsul.

Namun, lanjut Samsul, tak lama berselang, orang tua korban kembali mendapat kabar bahwa anaknya dirujuk ke RS Kesdim Tangerang yang ada di Jalan Daan Mogot, hingga akhirnya dirujuk kembali ke RSUD Tangerang.

Ditanya tentang kemungkinan adanya luka-luka pada bagian tubuh korban, Samsul mengaku tidak tahu persis. "Saya sendiri belum melihat secara utuh kondisi jenazah korban. Karena harus buru-buru mendampingi ayah korban melapor ke polisi. Tadi, saya hanyaa sempat melihat bagian kaki, karena bagian tubuh lainnya ditutup oleh selimut," ujar Samsul lagi.

Sementara, hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait, baik dari pihak BP2IP Tangerang maupun dari pihak kepolisian yang menangani laporan kasus tersebut.(tom migran)

 

Share