Berita AktualBerita TerkiniSeputar IndonesiaKabar Terkini
Bobol Tas WN Jepang, 3 Porter BSH Ditangkap - Kabar6

Bobol Tas WN Jepang, 3 Porter BSH Ditangkap

. Bandara

Kabar6-Nekat membobol tas dan menggasak uang Rp. 10,4 juta milik WN Jepang bernama Toshiaki Uda (35), tiga porter diringkus petugas Polres Bandara Soekarno Hatta (BSH), Selasa (15/1/2013).

Ketiga porter nakal itu masing-masing adalah Dedi Gunawan (30), Rahmat (31) dan Juniar (28). Kejahatan ketiganya terbongkar setelah aksi mereka terekam camera CCTV yang terpasang diareal bagasi pesawat.

Kapolres Bandara Soetta, Kombes CH Patoppoi mengatakan aksi pencurian itu baru diketahui oleh korban setelah tiba di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. Saat itu, korban menumpang pesawat Garuda GA-234 tujuan Jakarta-Semarang.

Pria asal negeri sakura itupun kalang kabut setelah menyadari tas miliknya sudah rusak. Sementara uang sebesar Rp. 10,4 juta yang disimpan di dalam amplop sudah raib.

Sadar bila dirinya sudah menjadi korban kejahgatan pencurian, Toshiakipun kemudian melaporkan peristiwa yang menimpanya itu ke petugas lost and found.

"Setelah kami telusuri, tas bagasi milik korban dibongkar petugas porter diterminal Bandara Soetta. Berdasarkan rekaman CCTV, kami langsung membekuk ketiga pelaku ketika sedang berkerja," ungkap Patoppoi.

Dalam pemeriksaan, lanjut Kapolres, Dedi yang bekerja sebagai porter yang bertugas memasukan tas bagasi penumpang ke dalam lambung pesawat (Kompartemen) itu membongkar gembok yang dipasang di tas korban.

Setelah gembok tas rusak, Rahmat, pelaku lainnya kemudian mengambil amplop berisi uang. Amplop itu dikemudian dimasukan ke dalam kaos kaki dan diserahkan ke Juniar, petugas kebersihan Bandara Soetta.

"Aksi ketiganya cukup rapih. Untuk itu kami masih melakukan penyelidikan untuk membongkar kawanan pencuri tas bagasi milik penumpang pesawat," kata kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga porter itu kini diamankan di Polres Bandara Soetta. Ketiganya dijerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.(abie)

Berita AktualBerita TerkiniSeputar IndonesiaKabar Terkini