Kabar6.Com

Program Bedah Rumah, Pemprov Banten Tekan Kemiskinan

Kabar6-Sejak 13 tahun Provinsi Banten berdiri, kiranya sudah banyak program pembangunan yang diluncurkan oleh pemerintah setempat.

Tujuan dari semua program pembangunan itu, tentunya seirama dengan misi pembentukan Provinsi Banten, yang tak lain adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Ya, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten tahun 2012 – 2017, salah satu strategi yang dilancarkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Banten adalah, meningkatkan keberdayaan masyarakat miskin.

Guna mencapai keberdayaan masyarakat miskin tersebut, Pemprov Banten memberikan bantuan dengan melakukan pembedahan terhadap 85 unit rumah warga kalangan ekonomi menengah ke bawah yang ada dan tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota di Banten.

Tentunya, seluruh warga yang rumahnya dibedah harus berasal dari kalangan tidak mampu dan tidak memiliki pekerjaan tetap atau berpenghasilan rendah.

Dari ke 85 unit rumah yang dibedah tersebut, 10 unit di Kabupaten Lebak, 16 unit di Kabupaten Pandeglang, 10 unit di Kabupaten Tangerang, 10 unit di Kota Tangerang, 10 unit di Kabupaten Serang, 9 unit di Kota Serang, 10 unit di Kota Cilegon serta 10 unit di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Selain bedah rumah, setiap daerah kabupaten/kota di Banten juga mendapatkan bantuan berupa pembangunan satu sarana MCK, jalan dan serta drainase.

Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiah mengatakan, selain menjadi bentuk kepedulian, program bedah rumah yang dilakukan juga akan menjaga keharmonisan kerjasama antara pemerintah dengan warganya.

Terlebih, dalam pelaksanaan program memang sangat dibutuhkan kerjsama lintas sektoral. “Pelaksanaan program ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, seperti para tokoh hingga BKM dilingkungan desa,” ujar wanita yang akrab disapa Ibu Atut belum lama ini.

Sedianya, lanjut Gubernur, program bedah rumah memiliki manfaat besar yang bisa dirasakan langsung oleh warga.

Selain menjadi sehat dan layak huni, kondisi rumah yang sehat juga akan menciptakan kenyamanan dalam kehidupan. Hingga, dapat memacu semangat penghuninya untuk lebih berupaya meningkatkan taraf hidup.

Sedianya, saat awal program bedah rumah diluncurkan pada penghujung tahun 2012 lalu, Gubernur Banten bahkan langsung menunjukkan rasa kepeduliannya terhadap warga.

Didampingi Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Gubernur bahkan datang langsung untuk meresmikan 3 rumah yang baru selesai dibedah di Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Tangsel, tepatnya pada Sabtu (15/11/2012).

Pada kesempatan itu, Gubernur mengatakan bahwa program sosial yang digulirkan di 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten itu membutuhkan biaya Rp7,484 miliar dari APBD tahun anggaran 2012.

Jangkauan anggaran tersebut meliputi, pembangunan rumah sehat sederhana sebanyak 85 unit, fasilitas sarana mandi cuci kakus (MCK) sebanyak 7 unit, perbaikan jalan dengan paving block sepanjang 6,813 meter persegi serta pembuatan saluran air (drainase) pemukiman warga radius 1,858 meter persegi.(adv)

**Produk Home Industri.
**Sekolah Mandiri Diluncurkan.
**Retribusi IMTA Banten Meningkat.
**Pemprov Banten Prioritaskan Jalan.
**"Banten Terang 2014" Dikebut.
**Program GERBANG RATU.

Share