Kabar6.Com

Datang Terlambat, Ijin Praktek Dokter Bisa Dicabut

Kabar6-Pelayanan kesehatan pada lokasi praktek dokter di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai masih jauh dari harapan. Pasalnya, tidak sedikit dokter melanggar jam praktek, karena terlambat datang ke lokasi praktek.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Dadang M. Epid, Senin (18/2/2013). "Ini tentu merupakan salah satu bentuk ketidakpekaan dokter terhadap pasiennya," ujar Dadang lagi.

Menurut Dadang, seharusnya dokter tersebut datang lebih awal, sebelum pasien tiba di tempat praktek dokter.
Akibat dari dokter yang terlambat datang, pasien yang harus segera ditangani terpaksa  menunggu lama sambil menahan sakit.

"Dokter yang terlambat datang tersebut sama halnya telah melakukan pembohongan publik dan menyengsarakan pasien. Kami serius, izin praktek dokter yang seperti itu akan dicabut," kata Dadang.

Menurutnya, seluruh pelayanan kesehatan di Tangsel harus sesuai dengan standart pelayanan minimal tanpa batas. Dimana seluruh pelayanan kesehatan masyarakat harus berstandartrisasi.

Dokter wajib melayani pasien sesuai dengan plang jam buka praktek dokter itu, tidak boleh molor. Jika dokter telat datang sesuai waktu dengan jam membuka praktek dokter untuk memeriksa pasien, itu adalah pelanggaran berat.

"Plang buka praktek dokter mereka yang menulis, tetapi mereka juga yang mengingkari. Jelas kami tidak terima," kata Dadang.

Ia menuturkan, tidak hanya praktek dokter yang akan ditegur keras bila melakukan modus lambat menangani pasien. Tetapi juga dengan pelayanan yang dilakukan bidan, dokter rumah sakit swasta serta dokter milik pemerintah.

Malahan, dokter yang terbukti melakukan perbuatan itu akan di kenakan sanksi kurungan enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta. "Kelalaian mereka, tentu membuat masyarakat tidak merasa puas," kata dia.

Ratnawati, seorang warga Benda Baru, Pamulang, Tangsel mengakui pernah mengalami hal tersebut saat berobat di salah satu praktek dokter di Pamulang.

Dokter yang menangani pasien di tempat praktek dokter, terkadang tidak tepat waktu datang ke lokasi. Bahkan sampai satu dua jam baru dokter praktek tiba dilokasi.

"Lama saya menunggu dan meregang kesakitan. Tapi Alhamdulilah dokternya datang juga," kata Ratnawati ditemui, kemarin.(rah)
Berita Terkait:
Kabar6-Kebiasaan minum teh terbukti menyehatkan. Teh tidak hanya berfungsi sebagai penetralisir racu
Kabar6-Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penya
Kabar6-Bawang putih yang dianggap berbau menyengat dan memiliki rasa sedikit getir, ternyata memilik
Share

Comments   

 
0 #1 bidab 2013-02-19 11:28
lha....bisa jadi jeruk makan jeruk...fitnah bertebaran lha.....pengawa san piye....
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh